Minggu, 29 November 2015


My Hobby


Hobi saya membaca, saya sangat suka membaca. Membaca adalah jendela dunia. Banyak orang-orang sukses dan terkemuka  yang memiliki hobi membaca buku. Sebut saja, di Indonesia, diantaranya ada Ir. Soekarno, Bung Hatta, KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur),  Dan Tan Malaka. Kalau di luar negeri ada Albert Einstein ,  Thomas Alfa Edison, Abraham Lincoln, Bill Gates, Barack Obama dan masih banyak lagi.

Mereka semua bisa sukses dan memiliki pengaruh terhadap dunia karena 1 kesamaan, yaitu hobi membaca buku. Tak dipungkiri memang membaca buku sangat amat bermanfaat. Dengan membaca buku kita bisa mendapat ilmu dan pengetahuan yang luas. Dengan membaca kita bisa melatih pemahaman dan mengasah otak kita untuk berpikir serta berkonsentrasi. Dan buku juga dapat dijadikan sarana refleksi dan pengembangan diri kearah yang lebih baik.

Namun sayang, di Indonesia tercinta ini minat baca masyarakat nya rendah.  Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) melakukan jajak pendapat dan survei yang menunjukkan minat baca orang Indonesia paling rendah di ASEAN. Survei dilakukan terhadap 39 negara dan negara Indonesia menduduki urutan ke-38. 
Pakar pendidikan Prof. DR. Said Hamid Hasan MA mengatakan sejumlah penelitian menunjukkan minat baca bangsa Indonesia rendah karena pendidikan di Indonesia tidak melatih peserta didik untuk terbiasa membaca. Anak didik hanya sebatas membaca buku teks.

Berbeda dengan di negara lain, pengamat pendidikan Darmaningtyas mengatakan bahwa di sejumlah negara mewajibkan anak didiknya untuk membaca buku. Di Thailand Selatan misalnya. Murid SMA di Negeri Gajah Putih itu wajib membaca minimal lima buku.

Saya rasa, penumbuhan minat baca ini tak melulu harus dari institusi sekolah. Namun dari ruang lingkup yang lebih kecil lagi, yaitu institusi keluarga. Karena keluarga adalah awal dari segalanya, awal dari kehidupan anak dan awal dari pendidikan yang diperoleh oleh anak. Keluarga adalah sekolah yang pertama dan utama bagi anak. Itu poinnya. Kalau dari dalam keluarga sudah dibiasakan dengan buku, sudah dikenalkan dengan buku sejak dini, kelak ketika anak keluar dari rumah (bersekolah) buku sudah menjadi sahabatnya. Dan tak perlu ada tuntutan dari sekolah, anak pasti akan memiliki minat baca yang tinggi.

^_^  Ayoo sebarkan virus cinta membaca ^_^

0 komentar:

Posting Komentar

 
©Suzanne Woolcott sw3740 Tema diseñado por: compartidisimo